Selasa, 13/02/2018 13:22 WIB
Jakarta - Dari hasil pemeriksaan sementara aparat serangan teror yang terjadi di gereja Lidwina, Sleman Yogjakarta sepertinya dilakukan seorang diri. Apabila benar maka fenomena “lone wolf” terrorist juga terjadi di Indonesia.
Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mengatakan, kini pelaku teror tidak lagi berjejaring tetapi melakukan radikalisasi diri melalui bacaan-bacaan dan literatur yang ditemukan melalui berbagai sumber khususnya internet. Aksi-aksi lone wolf terrorist dalam beberapa tahun terakhir terjadi beberapa kali di Amerika dan Eropa.
Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk dari Italia
Komisi IX Siap Kawal Aturan Turunan UU PPRT
PB PMII Desak Reformasi Total Peradilan Militer, Soroti Dualisme Hukum
Keyword : Komisi I DPR Charles Honoris Pelaku Teror