Senin, 05/02/2018 23:24 WIB
Jakarta – Sebagian warga Rawajati, Jakarta Selatan masih enggan mengungsi. Padahal ketinggian air yang menggenangi Kali Ciliwung itu sudah mencapai dua meter (200 sentimeter).
Dari hasil pantauan Jurnas.com di lokasi, tampak sebagian warga bertahan di lantai dua rumah masing-masing. Alasannya demi mencegah adanya pencuri yang kerap mengambil kesempatan di tengah kondisi banjir seperti ini.
“Biasanya ada pencuri. Naik ke atap. Mengambil sisa-sisa barang. Yang ada diembat semua,” kata Tono (63) kepada Jurnas.com, Senin (5/2) di Rawajati, Jakarta Selatan.
Tono menuturkan, Rawajati memang kawasan langganan banjir karena masih berada di daerah bantaran Kali Ciliwung. Kendati demikian, menurut Tono, banjir kali ini lebih besar dari biasanya.
Cetak Gol Penentu, Arlyansyah Abdulmanan: Gol Ini Hasil Kerja Keras Tim
Jelang Hadapi Persija Jakarta, Gustavo Almeida Punya Target Khusus
Penyerang Persija Jakarta Siap Lanjutkan Tren Positif
“Terakhir kali yang kayak begini 2013. Kalau biasanya banjir ya banjir, tapi cuma tiga RT saja yang kena. Tapi ini enam RT kena semua,” ujarnya.
Untuk sementara, warga di lokasi sudah mengungsi ke rumah penduduk setempat yang tidak terdampak banjir. Dan, sebagian di antaranya mengisi puskesmas terdekat.
Keyword : Banjir Jakarta Ciliwung Bencana Alam