Selasa, 30/01/2018 20:21 WIB
Jenewa - Lembaga Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, 60.000 anak-anak menghadapi kelaparan di Korea Utara, tempat sanksi internasional memperburuk keadaan dengan memperlambat pengiriman bantuan.
Beberapa negara besar menerapkan sanksi berkembang terhadap Korut karena program nuklir dan peluru kendali balistiknya. Pada pekan lalu, Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap sembilan kelompok, 16 orang dan enam kapal Korut, yang dituduh membantu program persenjataan tersebut.
Korut Tembakkan Rudal Balistik, Ketegangan Regional Meningkat
PBB: 2025 Tahun Paling Mematikan bagi Pengungsi Rohingya di Laut
IAEA: Korea Utara Capai Kemajuan Signifikan dalam Produksi Senjata Nuklir
Keyword : Korea Utara UNICEF PBB