Selasa, 30/01/2018 19:24 WIB
Washington - Wakil Direktur Biro Investigasi Federal (FBI), Andrew McCabe mengundurkan diri dari jabatannya secara tiba-tiba. Padahal, ia seharusnya pensiun pada Maret di depan mata.
Keputusan tersebut muncul di tengah ketegangan antara FBI dan Gedung Putih, yang dipicu penyelidikan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016, dan kemungkinan kampanye gelap untuk menjatuhkan calon presiden dari Demokrat, Hillary Clinton.
Eksistensi FBI seharusnya bebas dari politik dan administrasi kepresidenan, dan Donald Trump sejak itu menuding McCabe telah bias politik dan justru mempertanyakan hubungan McCabe dengan Clinton, menyebabkan hubungan FBI dan Gedung Putih kian memanas.
Setelah pengunduran diri McCabe diumumkan, juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengatakan kepada wartawan bahwa Trump tidak terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Trump Klaim AS Bantu 20 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Pezeshkian Sebut Iran Ingin Damai, tapi Sulit Percaya AS
Trump Tolak Tawaran Gencatan Senjata Iran, Serangan Baru Bisa Berlanjut
Sanders juga mengatakan bahwa Trump tidak diberi tahu mengenai keputusan ini sebelumnya. Sebelumnya, Trump memecat mantan Direktur FBI James Comey secara tiba-tiba tahun lalu. (AA)
Keyword : FBI Donald Trump Amerika Serikat