Menteri Rangkap Jabatan, Gerindra: Jokowi Jilat Ludah Sendiri

Selasa, 23/01/2018 20:23 WIB

Jakarta - Presiden Jokowi mengistimewakan dua menterinya dari Partai Golkar. Sebab, dua menteri yang berasal dari Partai Golkar rangkap jabatan di partai politik.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, hal itu membuktikan bahwa Presiden Jokowi tidak konsisten antara perkataan dengan perbuatan.

"Artinya presiden menjilat ludahnya sendiri. Kalau dulu presiden mengatakan tidak boleh rangkap jabatan dan sekarang boleh," kata Fadli, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/1).

Hal itu menanggapi rangkap jabatan Ketum Golkar Airlangga Hartarto yang menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Korbid Hubungan Legislatif Eksekutif Golkar Idrus Marham yang menjabat sebagai Menteri Sosial.

Rangkap jabatan menteri itu, kata Fadli, bukan kali pertama Presiden Jokowi menunjukkan tidak konsisten antara kebijakan dengan pelaksanaan. Inkonsistensi yang ditunjukkan Presiden Jokowi akan berdampak buruk bagi citra pemerintah.

"Ketidakkonsistenan ini menunjukkan saya kira bagaimana tidak adanya satu prosedur tetap yang baku," tegas Wakil Ketua DPR itu.

TERKINI
Penobatan MOTM Messi Lawan Tanjung Verde Tuai Kontroversi KPK Dalami Irisan Uang SHU Kuansing dengan Amplop ke Raja Juli Timnas Inggris Diteror! Hotel Dikepung Suporter hingga Dijaga Tentara Batal Dipermanenkan Barca, Rashford Enggan Buru-Buru