Minggu, 21/01/2018 06:56 WIB
Tunis - Pasukan keamanan Tunisia membunuh seorang pembantu utama pemimpin Al Qaeda di Maghreb Islam (AQIM), Abu Musab Abdul Wadud. Demikian disampaikan sumber resmi yang dekat dengan masalah tersebut, Minggu (21/1).
Sejak 2015, Tunisia sudah siaga, menyusul kelompok bersenjata yang diketahui Islamic State Iraq and Syria (ISIS) membunuh puluhan turis asing di sebuah museum di ibukota, Tunis, dan di sebuah pantai di kota resor Sousse.
Aljazair Bilel Kobi adalah "tangan kanan Abou Wadoud". Ia tewas dalam operasi di dekat perbatasan Aljazair ketika dalam sebuah misi mengatur kembali cabang AQIM di Tunisia setelah serangan pasukan Tunisia menghantamnya, kata sumber tersebut kepada Reuters.
Tahun lalu pasukan Tunisia membunuh militan ISIS termasuk Mourad Chaieb, pemimpin Aljazair Okba Ibn Nafaa, sebuah kelompok yang telah berjuang bertahun-tahun dengan pasukan keamanan di daerah pegunungan Tunisia.
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Terancam Krisis Avtur, Uni Eropa Siapkan Rencana Darurat
Negara ini juga menghadapi ancaman potensial dari militan Tunisia yang kembali dari luar negeri. Lebih dari 3.000 diperkirakan telah tersisa untuk memperjuangkan kelompok jihad di Suriah, Irak dan Libya selama beberapa tahun terakhir.