Kamis, 18/01/2018 19:54 WIB
Sana`a - Total 22,2 juta rakyat Yaman saat ini menggantungkan hidupnya dari bantuan internasional. Jumlah ini meningkat sebesar 1,5 juta orang dalam enam bulan terakhir.
Dilansir dari Alaraby, lebih dari tiga perempat warga Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan. Sebab perang antara pemerintah dan kelompok Houthi telah mencapai tahun keempat.
Selain itu, berdasarkan laporan kantor urusan kemanusiaan PBB (OCHA), sekitar 8,4 juta rakyat Yaman kini terancam mati karena kelaparan, naik 6,8 juta sepanjang 2017.
Upaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatasi krisis kemanusiaan di Yaman terkendala oleh blokade yang dilakukan oleh pemerintah, dan kelompok Houthi.
PBB Peringatkan Konflik Yaman Bisa Kembali Jadi Perang Besar
Iran dan Oman Sepakati Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz
Ratusan Ribu Siswa Palestina Kembali Bersekolah di Tepi Barat
Karena itu, dalam sebuah unggahan di Facebook, Perdana Menteri Yaman, Ahmed bin Dagher mendesak para pendukung pemerintah, yang dalam hal ini Arab Saudi, segera mencairkan bantuan untuk rakyat Yaman.
"Kita harus menyelamatkan orang-orang Yaman dari kelaparan. Harus bertindak sekarang, bukan besok," tulis Ahmed.
Keyword : Timur Tengah Yaman Arab Saudi