21 Perusahaan Ajukan Beras Impor

Kamis, 18/01/2018 17:29 WIB

Jakarta - Badan Urusan Logistik (Bulog) mencatat, sudah menerima penawaran dari 21 perusahaan untuk mengimpor 500.000 ton beras, akhir Januari ini.

“Yang sudah memenuhi persyaratan administrasi 11 perusahaan. Setelah itu baru bidding,” ujar Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti seusai Rapat Dengar Pendapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Kamis.

Menurut Djarot, perusahaan yang sudah memenuhi syarat berasal dari Thailand, Vitenam, Pakistan dan India. Tim Bulog akan mencari perusahaan yang mampu menyediakan beras paling lambat hingga akhir Februari.

Djarot mengatakan, tidak yakin beras impor yang akan didatangkan mencapai 500.000 ton dalam satu kali pengiriman. Karena tidak semua perusahaan mempunyai stok cukup dan armada kapal untuk mengirimkannya ke Indonesia.

Menurut Djarot lagi, saat ini Bulog sedang menghitung berapa kemampuan perusahaan-perusahaan peserta lelang untuk mengirimkan beras hingga akhir Februari.

Setelah beras datang, menurut Djarot, Bulog tidak bisa langsung mendistribusikannya, namun harus disimpan dan baru bisa dikeluarkan setelah Rapat Kordinasi Terbatas (Rakortas) agar tidak mengganggu panen petani. (AA)

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas