OSO Disebut Pindahkan Uang Partai ke Rekening Pribadi

Kamis, 18/01/2018 14:08 WIB

Jakarta - Musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Hanura resmi memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum). Sejumlah pengurus DPD Partai Hanura menilai OSO sebagai seorang pemimpin yang arogan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Selatan Partai Hanura Mularis Dhajri mengatakan, gaya kepemimpinan OSO membuat kader merasa tidak nyaman menjalankan tugas.

"Membuat pimpinan dan kader tak nyaman menjalankan tugas kepartaian," kata Mularis, di sela-sela Munaslub di Kantor DPP Partai Hanura, Jakarta, Kamis (18/1).

Selain itu, lanjut Mularis, OSO telah menyalahgunakan keuangan partai sebesar Rp 200 miliar yang dipindahkan ke perusahaan OSO Sekuritas.

"Dana yang harusnya dimasukkan ke rekening partai sebesar 200 miliar, dimasukkan ke rekening pribadi OSO Sekuritas," terangnya.

TERKINI
Berbagai Peristiwa Bersejarah Tanggal 6 Oktober dari Masa ke Masa Hari Musik Anak 6 Oktober, Ini Sejarah dan Maknanya Ini Ciri-Ciri Disgrafia pada Anak yang Perlu Diwaspadai Mengapa Hari Kesadaran Disgrafia Diperingati Setiap 6 Oktober?