Selasa, 16/01/2018 15:53 WIB
Jakarta - Jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018, istilah mahar politik atau ongkos politik bagi kandidat calon kepala daerah menjadi polemik. Istilah mahar politik disebut menyudutkan Islam.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan meminta, agar seluruh pihak berhati-hati dalam memakai istilah mahar politik. Menurutnya, istilah mahar politik itu menyudutkan Islam.
Pelantikan Pengurus PAN se-Jatim, Viva Yoga Dorong Kader Jaga Soliditas
SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa untuk Saling Menguatkan
Penerima Manfaat Program MBG Capai 60 Juta
Keyword : Ketum PAN Zulkifli Hasan Mahar Politik