Selasa, 02/01/2018 06:32 WIB
Jakarta - Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola menilai jadwal padat Liga Utama Inggris sebagai bencana dan mengganggu kebugaran anak asuhnya.
City telah menyelesaikan tiga pertandingan dalam delapan hari, bentrokan terakhir melawan Crystal Palace 1-1 pada Minggu (31/12) menghentikan kemenangan berturut-turut The Citizens.
Menurutnya, ini bukan sesuatu yang ia sukai, tapi dia menolak untuk mengeluh. Pelatih asal Spanyol ingin menunjukkan bahwa ini adalah kasus untuk membuat skuadnya siap menghadapi segala tantangan.
"Ini adalah tradisi tapi tentu saja tidak baik bagi para pemain," katanya dalam sebuah konferensi pers menjelang Bentrokan City dengan Watford. "Tapi mereka (pemain) harus bisa beradaptasi.
Mikel Arteta Raih Penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris
Fans Arsenal dan Inter di CFD Viral, Sama-sama Sambut Status Tim Juara
Tyrell Malacia Resmi Tinggalkan Manchester United Musim Ini
"Jika Anda memberi tahu saya apakah itu secara teknis dan fisik bagus untuk para pemain? Tidak. Ini adalah bencana untuk itu," lanjutnya.
"Tapi liga adalah liga, mereka memutuskan untuk masa Natal untuk melakukan itu dan tentu saja kita akan beradaptasi," tambahnya.
Mantan manajer Barcelona mengisyaratkan agar para pemainnya tak mengeluh dengan situasi tersebut. Pasalnya, semua klub merasakan hal sama.
"Jadi terkadang Anda memiliki tiga hari untuk pemulihan, kadang empat, kadang dua, semua orang sama," katanya.
Keyword : Guardiola Manchester City Liga Inggris