Minggu, 31/12/2017 14:55 WIB
Jakarta - Fenomena bulan super atau ”supermoon” akan kembali terjadi pada 1 Januari 2018. Lembaga antariksa Amerika Serikat National Aeronautics and Space Administration (NASA) mencatat peristiwa langka ini terjadi tiga kali, yaitu pada 3 Desember 2017, 1 Januari 2018 dan 31 Januari 2018.
Supermoon terjadi ketika bulan berada di posisi orbit terdekatnya dengan bumi. Karena orbit bulan berbentuk elips, satu sisi (apogee) berjarak sekitar 30.000 mil (50.000 km) lebih jauh dari Bumi daripada sisi yang lain (perigee). Dengan demikian, bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang.
Supermoon Januari Bertemu Hujan Meteor Quadrantid, Apa Dampaknya?
Apa Itu Supermoon? Fenomena Unik Awal Desember di Indonesia
Mengenal Beaver Moon, Supermoon Terbesar dan Tercerah Sepanjang 2025
Keyword : Supermoon Tahun 2018