Selasa, 26/12/2017 11:12 WIB
Havana - Sebuah kembang api meledak saat perayaan karnaval Natal di Kuba, pada Senin (25/12) kemarin. Walhasil, 39 orang terluka, termasuk enam anak berusia 11-15 tahun. Penyebab ledakan sampai saat ini masih diselidiki.
Festival Parrandas, demikian namanya, merupakan tradisi yang sudah dilangsungkan selama berabad-abad di Kota Remedios. Perayaan ini digelar setiap 24 Desember, dan sukses menarik turis domestik hingga mancanegara.
"Kecelakaan kembang api terjadi tadi malam di Remedios," tulis Reuters.
Dari 39 korban, terdapat 20 di antaranya mengalami luka parah. "Beberapa mengalami luka sangat serius, kurang serius, dan lainnya dalam kondisi kritis," kata otoritas setempat. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada satu turis mancanegara yang terluka.
Kecam Kasus Bullying, Menteri HAM: Saya Juga Korban Rasis
Menteri HAM Dorong Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis Diperkuat
Liburan Berujung Maut, Penembakan di Festival Ini Tewaskan Dua Orang
Remedios merupakan kawasan yang terletak di Provinsi Villa Clara. Dua kota di Clara memiliki adat Natal yang spektakuler dan menarik banyak wisatawan setiap tahunnya.
Keyword : Kecelakaan Natal Festival