Sabtu, 23/12/2017 22:04 WIB
Manila - Badai tropis yang melanda selatan Filipina memicu tanah longsor dan banjir bandang. Ironisnya, dikabarkan merenggut nyawa lebih dari 100 orang, sementara puluhan orang lain hilang.
Hal itu disampaikan polisi dan pejabat badan penanggulangan bencana setempat, Sabtu (24/12). Sebagian besar korban meninggal pada Jumat malam dan semua di Mindanao, pulau utama di selatan, kata mereka, dengan menambahkan bahwa tiga provinsi dilanda bencana paling parah.
Studi Ungkap Badai Matahari Bisa Ubah Cuaca Bumi dalam Hitungan Jam
Gempa Ubah Dasar Laut Jadi Garis Pantai Baru di Filipina
Filipina Kucurkan Rp106,52 Miliar untuk Pemulihan Gempa Mindanao
Keyword : Badai Filipina Bencana alam