KPK Pastikan Aliran Uang e-KTP ke Ganjar Pranowo Cs Terus Diusut

Sabtu, 23/12/2017 21:30 WIB

Jakarta - Wakil Ketua KPK Laode M Syarif angkat bicara mengenai hilangnya sejumlah nama ‎politikus ‎dalam surat dakwaan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto. Termasuk politikus PDIP, seperti Ganjar Pranowo, Olly Dondokambey, dan‎ Yasonna Laoly.

Menurut Laode, tidak ada yang aneh jika ada nama-nama politikus yang tak masuk dalam dakwaan Novanto. Laode meminta dakwaan atau tuntutan terdakwa e-KTP sebelumnya, Irman dan Sugiharto tak disamakan dengan dakwaan Novanto.

Tidak munculnya sejumlah nama penikmat uang e-KTP dalam dakwaan Novanto, ditegaskan Laode, tak berarti hilang dalam pengusutan kasus korupsi e-KTP yang ditangani lembaga antikorupsi. Laode menyebut, dugaan rasuah pada megaproyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun itu merupakan kasus marathon, sehingga pengusutan dan pendalaman mengenai aliran uang e-KTP itu terus dilakukan.

"Saya ingatkan kasus e-KTP bukan kasus sprint, tapi kasus marathon. Jadi sampai saya di KPK akan terus berlanjut," tegas Laode di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Sabtu (23/12/2017).

Laode memastikan pihaknya memiliki sejumlah bukti soal dugaan aliran uang panas ke sejumlah politikus, termasuk politikus PDIP. ‎"Mohon teman melihat dan mengikuti. Banyak lah kita punya saya pikir," ujar Laode.

Tak hanya ke sejumlah politikus DPR saat proyek e-KTP bergulir, lembaga antikorupsi juga memiliki banyak bukti mengenai aliran uang ke Novanto.‎ Meski enggan merinci, Laode meminta mengenai dugaan aliran uang tersebut akan dibuka dalam persidangan. ‎

"Itu yang berhubungan dengan Andi tapi sumber lain kalian belum tahu. Kita punya bukti lain," tandas Laode.

Sebelumnya, tim pengacara Setya Novanto mempersoalkan hilangnya sejumlah nama-nama politikus dalam surat dakwaan. Pengacara Novanto, Maqdir Ismail menyebut beberapa nama-nama yang disebut menerima uang namun kemudian hilang yaitu Ganjar Pranowo, Olly Dondokambey, dan Yasonna Laoly.

Ganjar Pranowo Cs itu sebelumnya telah berulang kali menepis terlibat korupsi proyek e-KTP. Politikus partai berlambang kepala banteng bermoncong putih itu telah kompak menampiknya.

TERKINI
10 Ayat Al-Qur`an Tentang Musibah yang Menenangkan Hati Mengapa Orang Saleh Juga Ditimpa Musibah? 6 Minuman Herbal Hangat yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan Bolehkah Membaca Lebih dari Satu Surah Setelah Al-Fatihah dalam Salat?