Selasa, 19/12/2017 09:35 WIB
Washington - Amerika Serikat menuding Korea Utara bertanggung jawab langsung atas serangan virus ransomware `WannaCry`, yang melumpuhkan rumah sakit, bank, dan berbagai perusahaan di dunia, beberapa bulan lalu.
Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat Gedung Putih, dalam opininya di The Wall Street Journal, pada Senin (18/12) kemarin.
"Serangan itu meluas dan menghabiskan biaya miliaran, dan Korea Utara bertanggung jawab secara langsung," ujar penasihat keamanan Gedung Putih Tom Bossert dilansir dari Reuters.
Bossert menegaskan siapapun yang melukai AS, akan bertanggung jawab. Kendati dia tidak menyebutkan apa bentuk sanksi yang akan dijatuhkan untuk Pyongyang dalam hal ini.
AS Nyatakan Perang Besar Lawan Kartel, Ini Target Pertamanya
Jepang Uji Rudal, Adik Kim Jong Un Ancam Militer
Tepis Tuduhan Ancaman Siber dari AS, Korut: Tidak Logis
"Kami akan memberikan strategi maksimum," tegasnya.
Seperti diketahui, pada Mei lalu, virus WannaCry menyerang berbagai institusi di dunia. Khusus di Indonesia, tercatat dua rumah sakit yang menjadi sasaran, yakni Rumah Sakit Dharmais dan Rumah Sakit Harapan Kita.
Keyword : Ransomware Wannacry Amerika Serikat Korea Utara