Airlangga Segera Mundur dari Kabinet Jokowi

Minggu, 17/12/2017 16:37 WIB

Jakarta - Setelah terpilih menjadi ketua umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto diminta segera untuk mengundurkan diri dari kursi Menteri Perindustrian di Kabinet Presiden Jokowi.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, mundurnya Airlangga dari Kabinet Kerja, maka akan lebih fokus untuk membenahi Partai Golkar yang sedang mangalami keterpurukan.

"Saya menyarankan agar Airlangga berhenti jadi menteri, supaya fokus menyelamatkan Golkar," kata Pangi, kepada Jurnas.com, Jakarta, Minggu (17/12).

Kata Pangi, hal itu sebagai komitmen dan konsistensi Presiden Jokowi yang tidak memperbolehkan menteri rangkap jabatan. Sehingga, Airlangga semestinya mundur tanpa ada permintaan dari Jokowi.

"Saya hakul yakin Jokowi konsisten dengan sikapnya tersebut, sebaiknya Airlangga Hartato mundur dengan kesadaran tanpa diminta presiden," tegasnya.

Diketahui, Airlangga resmi menjabat menjadi Ketum Partai Golkar menggantikan posisi Setya Novanto. Keputusan itu berdasarkan hasil rapat pleno Partai Golkar, di Kantor DPP Golkar, Rabu (13/12).

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, Novanto dinonaktifkan setelah berstatus sebagai terdakwa. "Pergantian dari bapak Setya Novanto kepada Airlangga Hartarto definitif ditetapkan pada rapat pleno," kata Nurdin.

TERKINI
Omoda O4 Debut Global di Indonesia MT Belma Kena Misil di Hormuz, Kemenhub Pulangkan Awak Kawal For Revenge Garap Soundtrack untuk Film Spider-Man: Brand New Day Harga Emas Antam Turun jadi Rp2,61 Juta per Gram