Houthi Melanggar Hukum Internasional

Sabtu, 16/12/2017 08:13 WIB

Jakarta - Utusan Khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengatakan apa yang terjadi di Sanaa tidak dapat diterima dan bertentangan dengan hukum internasional.

Hal itu disampaiakna mengacu pada pembunuhan, penggerebekan, dan penculikan milisi Houthi yang mempengaruhi mereka yang setia kepada Presiden Ali Abdullah Saleh, dan lawan mereka.

Ould Cheikh Ahmed menekankan perlunya "segera mengakhiri serangan yang ditujukan pada pemimpin Kongres Rakyat Umum, aktivis dan keluarga mereka dan meneror mereka."

Utusan PBB tersebut mengatakan dalam serangkaian tweet melalui akun Twitter resminya bahwa ia telah bertemu dengan sekelompok pemimpin senior Kongres Rakyat Umum. Namun, ia tidak menyebutkan nama pemimpin tersebut dan tanggal pertemuan tersebut.

Ia menambahkan bahwa dia mengucapkan belasungkawa yang tulus atas meninggalnya mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.

Ould Cheikh Ahmed mengatakan bahwa dia telah berdiskusi dengan para pemimpin Kongres Populer "cara terbaik untuk mengakhiri konflik di Yaman."

Ia mengadakan pertemuan produktif dan konstruktif dengan Menteri Luar Negeri UEA, Anwar Gargash dan pejabat senior UEA untuk membahas konflik di Yaman, situasi kemanusiaan dan cara terbaik untuk mencapai solusi politik.

Keyword : Yaman PBB

TERKINI
Mengapa Hari Angin Sedunia Diperangati Setiap 15 Juni? Hari Kesadaran Kekerasan terhadap Lansia Sedunia 15 Juni, Ini Sejarahnya 15 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Swiss, Skotlandia, dan Meksiko Memimpin