Fahri Warning PKS: Saya Punya Banyak Peluru Mematikan

Jum'at, 15/12/2017 19:07 WIB

Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk tidak mencoba-coba merusak partai dari internal. Hal itu menangapi putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta.

Fahri menegaskan, putusan PT Jakarta yang menolak kasasi elite PKS menjadi pelajaran terhadap seluruh pimpinan partai khususnya PKS. Sehingga, elite PKS dapat mematuhi proses hukum yang berlaku di tanah air.

Jika elite PKS merusak partai dengan tidak mematuhi proses hukum yang berlaku, maka Fahri akan bertindak tegas dengan sejumlah peluru atau kartu mati yang dimiliki saat ini.

"Saya ini kan punya banyak peluru, serangannya itu bisa mematikan. Tapi kan saya ini kader, tidak bisa merusak partai. Tapi kalau ada yang merusak partai dari internal maka apa boleh buat," kata Fahri, Jakarta, Jumat (15/12).

Fahri berharap, hal ini membuka mata pimpinan PKS yang sekarang. Dimana, PKS harus sadar betul bahwa Indonesia adalah negara hukum. "PKS harus mulai sadar betul bahwa Indonesia itu negara hukum, perampasan hak orang tidak bisa semena-mena," terangnya.

Sebab, kata Fahri, elite PKS bertindak arogan dan anarkis dengan mengancam sejumlah kader di sejumlah daerah, agar tidak melakukan pertemuan dengannya. Hal itu sebagai bentuk intimidasi elite PKS terhadap kader di daerah.

"Banyak kader di bawah itu ditakut-takuti, diancam. Kader mau ketemu saya saja pada takut, cipika-cipiki saja dengan saya bisa dipecat itu," tegasnya.

TERKINI
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga dan Fokus Persiapan Menteri PPPA Sebut Pondok Pesantren Harus Perkuat Sistem Perlindungan Anak Menteri PPPA Soroti Kasus Kekerasan di Kampus, Desak Penguatan Satgas PPKPT 8 Kriteria Juri Profesional yang Wajib Diketahui