Jum'at, 15/12/2017 12:35 WIB
Jakarta - Uni Eropa sepakat pada Kamis (14/12) waktu setempat untuk memperpanjang sanksi terhadap Rusia atas tindakannya di Ukraina.
Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa 28 pemimpin Uni Eropa mendukung perpanjangan sanksi tersebut selama enam bulan selama KTT mereka di Brussels.
"Uni Eropa bersatu atas penggantian sanksi ekonomi terhadap Rusia," kata Tusk dilansir UPI.
Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan sebuah laporan tentang pelaksanaan kesepakatan Minsk dan menyatakan keprihatinannya atas permusuhan yang sedang berlangsung di Ukraina timur.
Serangan Drone, Kilang Minyak di Rusia Alami Kebakaran
Zelensky Ajak Eropa Bentuk Sistem Pertahanan Anti Rudal Balistik
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
Sanksi tersebut menargetkan sektor keuangan, energi dan pertahanan Rusia serta barang penggunaan ganda, yang dapat digunakan untuk keperluan sipil atau militer.
Uni Eropa pertama memberlakukan sanksi pada tahun 2014, ketika Rusia mencaplok Crimea dari Ukraina, dan telah sepakat untuk memperpanjangnya setiap enam bulan sejak saat itu.
Rusia memperpanjang sanksi sendiri terhadap UE pada bulan Juni lalu.
Keyword : Rusia Uni Eropa Ukraina Politik Internasional