Pilpres 2019, Pertarungan Jokowi Vs Radikalisme

Rabu, 13/12/2017 15:13 WIB

Jakarta - Presiden Jokowi akan menghadapi kelompok radikalisme pada pelaksanaan Pilpres 2019 mendatang. Pilpres 2019 menjadi pertarungan antara Jokowi dengan kelompok radikalisme.

Demikian disampaikan Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens, dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Rabu (13/12). Menurutnya, kelompok radikalisme diperkirakan bakal bersatu dengan partai politik yang berbasis agama.

"Pilpres 2019 nanti menjadi pertarungan antara Jokowi dengan kelompok radikalisme," kata Boni.
Kata Boni, kelompok tersebut akan memakai isu yang bersifat tidak masuk akal. Dimana, mereka akan melempar sejumlah isu termasuk isu anti Islam untuk menyerang Jokowi.

"Dia tidak berteriak soal kinerja, dia tidak berbicara tentang apa yang sudah dikerjakan Jokowi," terangnya.

Maka, lanjut Boni, isu yang dipakai kelompok radikal tersebut bukan tidak mungkin akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, masyarakat diimbau lebih dini terhadap isu yang dapat mengancam persatuan bangsa.

"Sebagian besar pemilih Indonesia itu akan memilih sosok berdasarkan isu tertentu atau figur yang sedang dihebohkan atau mengikuti mobilisasi yang dilakukan," tegasnya.

TERKINI
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam KPK Periksa Pengusaha Heri Black Terkait Korupsi Bea Cukai KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Korupsi Kuota Haji Positif Narkoba, Masinis Tabrakan Maut di Bangkok Jadi Tersangka