Kamis, 07/12/2017 18:18 WIB
Jakarta - "Pahlawan yang memerdekakan Indonesia dari berbagai suku dan agama," ujar Wakil Ketua MPR Oesman Sapta saat memberi Sosialisasi Empat Pilar kepada anggota Paguyuban Marga Tionghoa Seluruh Indonesia, Kamis (7/12).
"Semua berjuang untuk memerdekakan Indonesia," tambahnya.
Diceritakan saat Sumpah Pemuda II pada Oktober 1928, tempat di mana acara itu diselenggarakan, rumahnya adalah milik orang Tionghoa. Dikatakan, kita jangan menutup sejarah. "Tak boleh menutup sejarah yang baik," ujarnya.
Dalam kesempatan itu Oesman Sapta mengharap agar kita jangan pernah ragu dengan Pancasila. "Nilai-nilai Pancasila melindungi kita," paparnya. Lebih lanjut dikatakan Pancasila merupakan dasar negara yang sudah final.
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim
Oesman Sapta mengajak nilai-nilai Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan keseharian. "Orang yang berdagang dengan memegang nilai Pancasila jauh lebih bagus dengan yang tidak memegang Pancasila," ungkapnya. "Bila tidak memegang nilai Pancasila, ia akan merugikan rakyat," tambahnya.
Keyword : Warta MPR