Minggu, 26/11/2017 07:04 WIB
Jakarta - Hari ini (26/11) jutaan warga Nepal melakukan pemilihan umum yang dianggap bersejarah, karena dianggap titik balik bagi negara Himalaya tersebut. Juga menjadi harapan mengakhiri krisis setelah berakhirnya perang saudara berdarah satu dekade lalu.
Pemilihan akan berlangsung dua tahap, yakni memilih parlemen nasional dan provinsi. Dan dalam catatan negara itu, momen ini yang kali pertama pemilu di bawah konstitusi yang lahir dari kesepakatan damai dan menetapkan Nepal sebagai negara demokratis federal.
Regulasi Turunan Pasal 33 UUD 1945 bisa Tutup Kebocoran Fiskal
FGD Badan Pengkajian MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi
Legislator Gerindra: KEK dan Kawasan Industri Harus Jadi Motor Investasi
Keyword : Nepal Pemilihan Umum Demokrasi