Aktris Terancam Dibunuh, Film Padmavaty Tak Dapat Izin Tayang

Kamis, 23/11/2017 17:29 WIB

Jakarta – Film terbaru garapan Sanjay Leela Bhansali, Padmavaty gagal di tayangkan di bioskop lantaran sang aktris Deepika Padukone terancam dibunuh, bahkan kepalanya dilelang seharga 1,5 juta dollar (Rp20 miliar). Padahal rencananya film tersebut akan dirilis 1 Desember mendatang.

Dilansir Sky News, anggota partai penguasa nasionalis India, Suraj Pal Amu sekaligus  pemimpin partai Bharatiya Janata (BJP) di Haryana menyatakan bahwa film tersebut tidak akan diizinkan tayang di bioskop-bioskop India.

Larangan tersebut dikeluarkan lantaran film Padmavaty menuai kontroversi karena menggambarkan seorang ratu Hindu yang berselingkuh dengan pengeran Muslim, yang nyatanya dalam kepercayaan Hindu sangat berlainan.

Senada dengan Pal Amu, Wakil kepala menteri Uttar Pradesh, Keshav Prasad Maurya, mengatakan bahwa dia tidak mengizinkan film tersebut tampil di negara bagiannya kecuali jika adegan yang menunjukkan ratu tampil buruk itu telah dihapus.

"Bagaimana seorang agresor Muslim dapat digambarkan sebagai pahlawan sejati dan raja dan ratu Hindu sebagai korban? Ini secara faktual tidak benar,”ujar Pradesh.

Akibat larangan tersebut, pihak produksi film Padmavaty akan mengalami kerugian besar mencapai 23 juta dollar, atau setara Rp305 miliar.

TERKINI
Baleg DPR Kaji Usulan Dana Otsus Aceh 2,5 Persen dari DAU Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Kawasan Transmigrasi Disiapkan jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia?