Mantan Wakil Presiden Zimbabwe Minta Robert Mugabe Mundur

Selasa, 21/11/2017 18:03 WIB

Jakarta - Wakil Presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa meminta Robert Mugabe untuk segera berhenti dari jabatannya sebagai Presiden. Pasalnya, seluruh rakyat sudah menyatukan suara agar pria 93 tahun itu mengundurkan diri.

Mnangagwa, yang sebelumnya dipecat Mugabe memberi sang Presiden dua pilihan yakni mundur dari jabatannya atau mendapat penghinaan dari masayarakat.

"Mugabe hanya punya dua pilihan, mengindahkan seruan rakyat untuk mengundurkan diri atau menghadapi penghinaan. Rakyat Zimbabwe telah berbicara dengan satu suara," kata Mnangagwa.

Sebelumnya, Mugabe berjanji akan tetap memimpin negara tersebut hingga beberapa pekan ke depan. Bahkan, ia berencana akan memimpin kongres partai pada Desember mendatang walau tuntutan agar dirinya mundur terus berkumandang.

Mnangagwa menambahkan, Mugabe harus mundur dari jabatannya agar negara dapat kembali maju dan menghilangkan kegaduhan yang ada. "Ini adalah seruan saya kepada Presiden Mugabe bahwa dia harus memperhatikan panggilan klarifikasi ini dan segera mengundurkan diri sehingga negara dapat terus maju dan mempertahankan warisannya,” katanya.

Tak hanya Mnangagwa, sebuah ultimatum dari Zanu-PF pada Mugabe juga dilayangkan agar dirinya mengundurkan diri Senin atau menghadapi impeachment.

"Kami ingin menyingkirkan “hewan” ini yang disebut Mugabe. Kami punya nomor, oposisi juga akan mendukung kami," kata Zanu-PF MP Vongai Mupereri.

"Kami akan melakukan impeach - pria itu harus pergi," kata anggota parlemen MacKenzie Ncube kepada kantor berita AFP.

Mugabe telah memerintah Zimbabwe dengan tangan besi sejak tahun 1980  menyusul berakhirnya penjajahan Inggris.

TERKINI
Ide Caption Postingan Hari Kartini yang Diperingati Besok Inilah Dalil Lengkap Puasa Senin Kamis Beserta Niatnya Sosialisasi Keuangan Haji, HNW Apresiasi Penurunan Biaya Haji Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal