Jum'at, 10/11/2017 14:44 WIB
Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan berharap toleransi kembali ditegakkan di Tanah Air. Menurutnya, rasa saling menghormati harus terjalin untuk mangakhir kesalahpahaman yang marak terjadi berlakangan ini.
"Akhir-akhir ini kita terganggu dengan banyaknya masyarakat saling melapor, menista, dan menghujat. Kita harus kembali saling menjaga dan menghormati," ungkap Zulkifli saat menghadiri pengukuhan Ketua Umum Indonesia-Tionghoa (INTI) pada Kamis (9/11) lalu.
Zulkifli Hasan mengatakan bahwa bangsa Indonesia telah sepakat memahami perbedaan. Urusan suku, bahasa, asal-usul, agama, dan perbedaan lain dianggap sudah selesai sejak Indonesia merdeka.
"Kita sudah sepakat untuk saling menghormati. Sebagai satu keluarga NKRI harus saling menyayangi," ujar Zulkifli.
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim
Menurut Zulkifli tidak seharusnya pesta demokrasi melahirkan perpecahan. Ia berpesan agar masyarakat jangan mau diadu karena Pilkada.
Untuk mengakhiri perpecahan, Ketua MPR mengajak anggota ratusan anggota perhimpunan INTI yang hadir untuk turut menjadi pelopor persatuan bangsa dan meluruskan kesalahpahaman.
"Mari kita perkokoh persatuan untuk menjaga dan memperkuat NKRI. Keutuhan NKRI adalah tanggung jawab kita bersama," tutupnya.
Keyword : Warta MPR