Sabtu, 28/10/2017 19:37 WIB
Malang - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan berpesan agar para pemuda menguasai ilmu. Menurutnya, dengan ilmu maka para pemuda dapat mempediksi masa depan.
“Jaman penjajahan, senjata kita adalah bambu runcing, sekarang bambu runcing kita adalah ilmu,” kata Zulkifli dalam pidatonya di Universitas Negeri Malang pada Sabtu (28/10).
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, di depan ratusan mahasiswa, Zulkifli mengingatkan para pemuda untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Zulkifli Pancasila adalah jawaban dari segala keresahan yang terjadi belakangan ini. Ia mengatakan bahwa saat ini masyarakat saling menista dan mencela. “Pancasila itu perilaku yang mempersatukan,” ujarnya.
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim
Zulkifli juga mengatakan bahwa Pancasila mengandung nilai-nilai kemanusiaan dan humanis. Untuk itu ia mengutuk mengutuk tindakan apapun yang bersifat tidak berperikemanusiaan.
Ia mencotohkan peristiwa di Rohingnya dan penjajahan Israel atas Palestina merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.“Bersikap manusiawi adalah tuntutan Pancasila dan Konstitusi,” ungkap Zulkifli.
Ketua MPR juga menegaskan bahwa Pancasila menolak paham antituhan. Menurutnya, agama dan paham kebangsaan seiring sejalan.
“Melaksanakan ajaran agama dengan sunguh-sunguh merupakan jalan untuk mencintai bangsa,” tutupnya.
Keyword : Warta MPR