Senin, 23/10/2017 13:06 WIB
Jakarta - Siang ini mendapat kabar dari sosial media, sosok maestro pelukis Indonesia, Tony Robedi Rosar alias disapa Rosar, meninggal dunia. Saya kaget bercampur sedih. Rosar yang biasa saya panggil Kai itu, terlihat foto jenazahnya begitu kurus. Kempot.
Terakhir kali saya mendapat kabar pada Juli 2017. Dikabarkan oleh rekannya, Kurnia, Rosar dalam kondisi kritis di rumah sakit Santo Borromeus, Bandung karena kanker ganas yang mengendap dalam tubuhnya.
"Selama menjadi rekan kerjanya, dia sudah banyak meninggalkan jejak lukisannya. Bahkan banyak kalangan yang ingin melihat langsung cara kerja Rosar melukis dengan sangat cepat yang hasilnya sangat luar biasa," ujarnya.
FSM 2025 Dorong Ekonomi Kreatif Lebak, Produk Badui dan Lukisan Wajah Laris Manis
Legislator PKB Dukung Pemerintah Audit LMKN dan LMK: Hak Hidup Para Seniman
Revisi UU Hak Cipta Mendesak, Anggota DPR: Negara Harus Hadir Melindungi Hak Seniman!
Terakhir dia menelepon Saya usai menjalani operasi beberapa bulan lalu. Dia hanya menanyakan foto-foto dan arsip tulisannya yang pernah saya buat. Tapi Rosar keburu "menghilang". Selamat jalan Kai, jasadmu hilang tapi lukisanmu tetap abadi terkenang.
Keyword : Tony Rosar Maestro Pelukis Seniman