Jum'at, 20/10/2017 20:15 WIB
Brussels - Kasus wartawan Malta bernama Daphne Caruana Galizia yang tewas secara tragis dengan meledakkan bom di mobilnya, menjadi perhatian serius pemimpin Uni Eropa. Kelompok ini meminta pemerintahan Malta melakukan penyelidikan penuh dengan bantuan internasional.
Perdana Menteri Malta, Joseph Muscat langsung minta bantuan penyelidik asing atas kasus tewasnya jurnalis yang terkenal investigasinya terkait penyelewengan. padahal, Muscat yang menuntut Caruana Galizia, karena menuduh dia dan istrinya melakukan kesalahan, Namun dia berjanji melakukan penyelidikan menyeluruh atas pembunuhan tersebut.
Bom Rakitan Meledak di Kafe, Puluhan Orang Jadi Korban
Mengapa Hari Jurnalis Olahraga Sedunia Diperingati Setiap 2 Juli?
Perangi Ujaran Kebencian, Suriah Tetapkan Kode Etik Jurnalis
Keyword : Jurnalis Bom Meledak