Senin, 25/09/2017 19:56 WIB
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan MPR senantiasa bekerjasama dengan berbagai kalangan dalam melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR. Menurutnya, hal itu dilakukan karena MPR tidak memiliki kaki di daerah. Sehingga membutuhkan kerjasama dengan pihak lain termasuk Mathla`ul Anwar.
Hidayat saat itu membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR dikalangan Mathla`ul Anwar Provinsi Jawa Tengah. Acara tersebut berlangsung di Wisma Perdamaian Jawa Tengah, Jl. Imam Bonjol no. 29 Semarang, Senin (25/9/2017).
Turut hadir pada acara tersebut Ketua DPW Mathla`ul Anwar Provinsi Jawa Tengah H. M. Sumanto SH, MH, dan sekjen Pimpinan Pusat Mathla`ul Anwar KH. Oke Setiadi.
Dikatakannya, berbagai metoda digunakan MPR dalam melaksanakan sosialisasi. Mulai dari Training Of Trainer, out bond, kemah sosialisasi, hingga cerdas cermat empat pilar.
Sahroni Sosialisasi Empat Pilar MPR, Dorong Warga Aktif Sampaikan Aspirasi
Sosialisasi Empat Pilar MPR, Sahroni Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum
Tanamkan Nilai Empat Pilar MPR, Sahroni Ingin Generasi Muda Terhindar Pengaruh Buruk Dunia Maya
"Hasilnya sungguh menakjubkan. Banyak anak SMA yang hafal konstitusi, dalam persiapan mereka mengikuti lomba. Padahal jumlah pasal dalam UUD NRI sangat banyak", ujar Hidayat di hadapan keluarga besar Mathlaul Anwar, Semarang, Senin (25/9/2017).
Karena itu menurut Hidayat, bukan mustahil jika dimasa yang akan datang akan muncul istilah tahfid konstitusi. Seperti halnya Tahfid Quran dan Hadis, lanjut Hidayat, istilah Tahfid Konstitusi layak diberikan kepada mereka yang hafal isi UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
"Seperti anak-anak SMA peserta lomba cerdas cermat Empat Pilar," ungkapnya.
Keyword : Sosialisasi Empat Pilar MPR Hidayat Nurwahid