Kamis, 14/09/2017 08:40 WIB
Washington - Pemerintah Amerika Serikat tidak akan menyerah untuk menggunakan diplomasi meyakinkan Korea Utara agar menghentikan program rudal nuklir dan balistiknya, kata Departemen Luar Negerinya, Rabu (13/9).
“Kami tidak akan menyerah menempu jalur diplomasi. Sanksi kemarin masih yang pertama, yang utama belum. Jalur diplomasi pendekata lebih kami sukai,“ kata juru bicara departemen Heather Nauert, dalam sebuah briefing dengan wartawan asing.
Ia mengatakan departemen tersebut realistis tapi juga optimis, jalur diplomasi akan menyelesaikan masalah Semenanjung korea. Tetapi jika itu gagal, Departemen Keuangan dapat menggunakan sanksi sepihak dan Departemen Pertahanan memiliki portofolio hal-hal yang pasti dapat mereka lakukan.
Nauert memuji keputusan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB ), Senin (11/9) untuk menjatuhkan sangksi tambahan melawan rudal dan nuklir Korea Utara
Korut Balas Latihan Militer AS dan Sekutu dengan Hujanan Rudal
AS Ajak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional
Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.410 Orang, 5.650 Lainnya Masih Hilang
“Akhirnya mendapa suara bulat dari China dan juga Rusia. Kami merasa berada dalam posisi yang kuat untuk terus mendorong maju dengan apa yang kami sebut sebagai kampanye tekanan damai,“ katanya.
Keyword : Amerika Serikat Korea Utara China Nuklir