Rabu, 30/08/2017 16:44 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Komisi XI DPR fraksi PAN Hafizh Tohir menegaskan penolakan terhadap usulan pembangunan gedung baru parlemen. Menurutnya, tuntutan pembangunan gedung baru kantor DPR melebihi tuntutan rakyat mengenai kualitas personel para legislator yang belum mampu dipenuhi.
Parahnya, lanjut Hafizh, anggota DPR jarang masuk kerja di gedung DPR.
"Bolos terus. Tapi mau fasilitas mewah. Jelas aku nggak setujuuu," ujar Hafizh di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).
Hafizh mengaku prihatin dengan mayoritas anggota DPR tuntut gedng kantor baru. Ia menilai mereka kehilangan empati terhadap kemiskinan dan kelaparan yang masih menimpa sejumlah masyarakat yang diwakilinya.
Harga Sembako Hari Ini: Beras Medium Dijual Mulai Rp16 Ribuan per Kg
Jelang Final, Bek Spanyol Tuding Argentina Pakai Trik Kotor
Momen Raja Felipe VI Rayakan Spanyol yang Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Hafizh bersumpah tak akan menyetujui pembangunan gedung kantor baru bagi DPR selama masih ada rakyatnya yang menderita kelaparan.
"Ketika saya melihat ada rakyat miskin yang masih sulit makan 2 kali sehari, maka saya berpandangan pembangunan gedung baru menjadi suatu hal yang muskil dan tidak berperikemanusiaan," ucapnya.
Keyword : DPR PAN Hafizh Tohir Gedung Baru