Selasa, 29/08/2017 19:02 WIB
Canberra – Pemerintah Australia menawarkan bantuan pelatihan kepada militer Filipina untuk melawan kelompok ISIS di Marawi. Menurut Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop, bantuan tersebut merupakan salah satu upaya negaranya dalam memerangi terorisme agama.
“Ini adalah pertarungan yang sangat berbahaya. Australia menawarkan dan memberikan bantuan kpada Filipina. Kami pun siap membantu lebih banyak,” ujar Julie kepada awak media di Canberra, Selasa (29/8).
Dilansir dari The Guardian, Julie mengungkapkan bantuan yang diberikan Australia pada dasarnya sama dengan yang dilakukan oleh Amerika Serikat, Malaysia, dan Indonesia, menyikapi pemberontakan ISIS di Marawi.
Dalam hal ini, Malaysia pun sudah mengirimkan dua pesawat pengintai di wilayah Mindanao. Lokasi di mana ISIS melancarkan serangan pada Mei silam.
Australia Deteksi Kasus Flu Burung Pertama pada Satwa Lokal
Negara-Negara Teluk Kutuk Serangan Bom di Ibu Kota Suriah
Senat Filipina Buka Sidang Pemakzulan Wapres Sara Duterte
“Jelas, kami akan siap mendukung Filipina dengan cara yang sama kami mendukung Irak, dalam memberikan bantuan dan pelatihan. Karena angkatan bersenjata di Filipina dalam proses pertarungan yang cukup brutal,” katanya.