Minggu, 06/08/2017 19:11 WIB
Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte meminta kepada legislatif agar diberikan tambahan militer untuk memerangi kelompok militan ISIS di wilayah Marawi, Filipina Selatan.
Pengajuannya, agak direkrut 20 ribu tentara untuk dikirim ke wilayah kelompok militan mengatasnamakan Islam. Karena berdasarkan data resmi pemerintah, sebanyak 700 orang tewas dalam dua bulan terakhir dalam pertempuran.
Bumi Purba Lebih Sejuk dari Perkiraan, Kabar Buruk bagi Krisis Iklim
PBB Peringatkan Ledakan Kasus Cacar Air di Jalur Gaza
Maroko Gagalkan Rencana Serangan Sel ISIS di Sahel
Keyword : Marawi Rodrique Duterte Filipina ISIS