Sebut SNSD Simbol Seks, Psikolog Elly Risman Akhirnya Minta Maaf

Rabu, 02/08/2017 06:18 WIB

Jakarta - Psikolog Elly Risman akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait cuitannya beberapa hari lalu di media sosial Twitter. Elly pada Sabtu (29/7) lalu menolak rencana pemerintah mendatangkan girl band asal Korea Selatan SNSD, karena dianggap sebagai simbol seks dan prostitusi.

Cuitannya inilah yang menjadi sasaran empuk K-Popers (fans pop korea, red) yang memprotes pernyataan psikolog sekaligus ahli parenting tersebut.

Namun, Selasa (1/8) kemarin, lewat akun Twitternya @EllyRisman, ia meminta maaf atas pernyataan tersebut. Elly mengakui bahwa ia tidak memiliki banyak data soal SNSD.

"Jujur, saat itu saya memberi pernyataan tergesa-gesa, sehingga tidak sempat melakukan riset secara mendalam tentang GirlBand #Elly Risman," kata Elly.

Sebelumnya, Elly Risman berkomentar soal kedatangan SNSD yang ia ketahui diundang sebagai bagian perayaan hari kemerdekaan RI. Namun Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Triawan Munaf menegaskan bahwa grup debutan SM Entertainment hanya bagian dari `Countdown Asian Games 2018` yang akan digelar di Jakarta dan Palembang.

TERKINI
Mode Nostalgia, Mengenang Motor Bekennya Remaja Era 90 dan Awal 2000-an BP BUMN Bakal Rampingkan 44 Entitas Usaha PLN menjadi 23 DPR Sebut Pergantian Pimpinan BGN Langkah Tepat untuk Perkuat Pengawasan KPK Panggil Rita Widyasari dan Ketua PP Japto Soerjosoemarno