Rabu, 26/07/2017 06:12 WIB
Jakarta - Utusan Palestina untuk PBB mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa kompleks gabungan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada titik kritis, mendesak anggota dewan untuk membantu melindungi warga Palestina dan tempat-tempat ibadah mereka dari agenda nekat dan destruktif Israel.
Riyad Mansour memperingatkan dalam pidatonya kepada Dewan pada Selasa (25/7) bahwa meningkatanya konflik agama dengan cepat saat Israel terus melakukan tindakan ilegal di Yerusalem Timur yang diduduki.
Ia menuduh Israel berprilaku agresif dan melanggar status quo bersejarah di kompleks Masjid Al-Aqsa yang dikelola oleh Muslim, merujuk pada penutupan singkat setelah penembakan mematikan di sana yang diikuti oleh pemasangan kamera CCTV dan Detektor logam
"Kami jelas-jelas berada di titik kritis
Oleh karena itu kami sekali lagi memperingatkan bahaya provokasi dan hasutan semacam itu, dan memicu siklus kekerasan yang pastinya akan memiliki konsekuensi luas," kata Mansour dikutip Al Jazeerah pada Selasa (26/7)
Ratusan Ribu Siswa Palestina Kembali Bersekolah di Tepi Barat
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Lima Warga Palestina Termasuk Dua Anak
Korban Agresi Israel ke Palestina Terus Bertambah, Tembus 73.651 Orang