Senin, 24/07/2017 08:51 WIB
Jeddah - Raja Salman dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan pertemuan di Istana Al-Salam di Jeddah, pada Minggu (23/7)
Perundingan tersebut membahas hubungan bilateral dan juga perkembangan di kawasan tersebut selain upaya untuk melawan terorisme. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota kabinet Saudi dan duta besar untuk Turki.
Erdogan dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Kuwait pada Minggu kemudian sebelum berangkat ke Qatar pada Senin untuk melakukan pembicaraan tatap muka pertamanya dengan Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani sejak krisis negara teluk dimulai.
Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain bulan lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan mengeluarkan 13 tuntutan luas untuk mengangkat embargo tersebut, termasuk penutupan sebuah pangkalan militer Turki di negara tersebut.
Gagal Pindah ke Besiktas, Mo Salah Didekati Trabzonspor
Fenerbahce Tertarik Datangkan Marcus Rashford
Perempuan Hamil Tewas usai Jatuh dari Balkon, Suami Korban Ditahan
Mengenai kunjungan Erdogan ke Kerajaan Inggris, juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan, "Turki mengadopsi sebuah peran konstruktif sejak permulaan krisis Qatar, dan menyerukan agar perundingan menuju sebuah resolusi melalui dialog," dikutip Arab News pada Minggu (23/7)
Kalin menambahkan, "Erdogan dan para pemimpin Teluk juga akan membahas hubungan bilateral dan isu-isu regional lainnya seperti Irak, Suriah, terorisme, Palestina dan Masjid Al-Aqsa.
Keyword : Arab Saudi Turki Qatar Hubungan biateral