Gencar Serangan, ISIS Marawi Belum Menyerah

Senin, 24/07/2017 08:22 WIB

Jakarta - Situasi perang antara militer Filipina dengan militan ISIS di wilayah Marawi, hingga saat ini masih terus berlangsung. Kelompok yang mengatasnamakan Islam itu,  menguasai separuh daerah tersebut dan belum menyerah walau sudah diserang dari udara dan artileri.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menyatakan, siap jika konflik mesti berjalan hingga setahun lamanya. Dan  Kongres Filipina telah menyetujui permintaan Duterte untuk memperpanjang darurat militer hingga akhir tahun di Mindanao.

Dengan demikian, pasukan keamanan sekaligus mendapatkan kewenangan lebih besar untuk mengejar para ekstemis hingga ke luar Marawi. Duterte telah memerintahkan militer untuk menghindari korban sipil lebih banyak.

Sejak perang itu, lebih dari 500 orang tewas, termasuk 45 warga sipil dan 105 pasukan pemerintah.  "Saya memerintahkan mereka `jangan menyerang.` Yang terpenting adalah kami tidak mau membunuh orang," ujarnya.

TERKINI
Kiai Utama Tolak Manuver Gus Ipul Memecah NU Kultural dengan Pengurus Trump Perkirakan Iran Setujui Kesepakatan dalam 60 Hari Gandeng Unimed, ASDP Perkuat Kapasitas Perempuan Pesisir Lagi-lagi Pemadaman Listrik di Bandung, Warga Terganggu, PLN Memohon Maaf