Drone AS Menyerang Hingga Tewaskan 15 Polisi Afghanistan

Minggu, 23/07/2017 08:14 WIB

Jakarta - Sebuah pesawat tak berawak Amerika Serikat menyerang dan membunuh setidaknya 15 polisi Afghanistan. Negeri yang berjuluk Paman Sam dalam beberapa tahun terakhir memperkuat pemerintah Afghanistan di Provinsi Helmand dengan dukungan udara dalam pertempuran melawan Taliban, namun dukungan tersebut tampaknya salah sejak berita ini diturunkan.

Menurut laporang Financial Tribune pada Minggu (23/7) serangan udara tersebut dimaksudkan untuk menargetkan pasukan Taliban di Kabupaten Gereshk Helmand, namun sebenarnya wilayah yang digunakan pasukan keamanan Afghanistan untuk bertemu dan merencanakan operasi melawan Taliban.

Korban tewas masih belum sepenuhnya selesai, namun Gubernur Helmand Hayatullah Hayat menegaskan, dua komandan polisi teratas termasuk di antara orang-orang yang terbunuh. Pemerintah Afghanistan mengatakan tidak ada tentara yang termasuk di antara orang-orang yang terbunuh, dan hanya pasukan polisi lokal dan provinsi.

Pentagon menyampaikan belasungkawa atas insiden yang tidak menguntungkan itu, namun tidak memberikan indikasi mengapa mereka menyerang kompleks tersebut, hanya menyebutkan bagian serangan dari operasi yang didukung oleh AS.

TERKINI
Mengapa Hari Angin Sedunia Diperangati Setiap 15 Juni? Hari Kesadaran Kekerasan terhadap Lansia Sedunia 15 Juni, Ini Sejarahnya 15 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Swiss, Skotlandia, dan Meksiko Memimpin