Setnov Tersangka, Ini Komentar Cak Imin

Kamis, 20/07/2017 00:15 WIB

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan, semua mekanisme UU harus dilaksanakan, baik yang berlangsung di KPK maupun dampaknya di DPR.

"Mekanisme penggantian melalui tata aturan UU yang kita miliki harus dijalankan," kata Cak Imin sapaan akrab Muhaimin Iskandar.

Soal pengunduran diri sebagai Ketua DPR, kata Cak Imin, hal itu merupakan hak dan kewenangan Setnov sebagaimana diatur dalam UU MD3. Namun, ia berharap agar seluruh fraksi di DPR membahas status tersangka Setnov.

"Soal mundur atau tidak hak Pak Novanto, tetapi mekanisme dan tata cara DPR harus dijalankan. Saya kira semua fraksi harus kumpul agar tidak berdampak dengan kinerja DPR," terangnya.

TERKINI
Filep: Perlu Audit Participating Interest 10% SKK Migas dan BP Tangguh Anggota DPR Pertanyakan Anggaran 83.980 Posbankum Desa/Kelurahan Taliban Buka Pintu Investasi untuk AS di Sektor Tambang KPK Dapat Tambahan Rp774,31 Miliar, Anggaran 2027 Jadi Rp2,22 Triliun