Masjid di Sumedang Diteror akan Diledakkan

Sabtu, 08/07/2017 12:34 WIB

Bandung  - Selebaran berisi teror ancaman  peledakakan bom di Masjid Al-Hidayah yang terletak di Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat, akan terus terus diselidiki kepolisian daerah (polda) Jabar.

Lembaran kertas itu berisi pesan dari pemimpin ISIS Medan mengenai rencana peledakan bom di Masjid Al-Hidayah yang ditulis dengan tangan menggunakan tinta hitam.

Ketua DKM Masjid Jejen Fahrudin dan Sekretaris DKM Endon menemukan kertas berisi pesan itu dalam kotak amal masjid usai shalat Jumat kemarin.

"Di dalam kotak amal tersebut ditemukan selebaran kertas putih bertuliskan tinta hitam dan dibungkus dengan uang kertas Rp2.000, setelah dibuka ternyata berisi ancaman teror tersebut," katanya.

Ketua DKM kemudian melaporkan temuan itu ke Kepolisian Sektor Pamulihan, yang berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Sumedang menyelidiki perkara itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, ada tulisan alamat orang bernama Adnan dan Ari Bayu di Desa Perkotaan, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada lembaran kertas berisi pesan itu.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa Polda Jawa Barat langsung berkoordinasi dengan Detasemen Khusus 88 Mabes Polri untuk memeriksa lebih lanjut nama dan alamat yang tertulis dalam kertas itu.

"Keterangan dari Polda Sumut bahwa yang bersangkutan dalam keterangannya tidak pernah ke Jawa, makanya masih kita lidik," katanya.

Aparat kepolisian setempat masih melakukan pengamanan di Masjid Al-Hidayah untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi warga sekitar. Ant

TERKINI
Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Kualitas Sperma Capai Puncak di Musim Panas, Benarkah Pengaruhi Kesuburan? Kemenhut Diminta Turun Tangan Atasi Penambangan Liar di Banten Mulai 2027, Singapura Hadirkan Terminal Privat di Bandara Changi