Senin, 03/07/2017 02:36 WIB
Semarang - Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djarod Padakova mengatakan lokasi jatuhnya helikopter Basarnas di Kabupaten Temanggung cukup sulit dijangkau.
"Medan sulit, turun ke jurang harus pakai tali," kata Djarod ketika dihubungi dari Semarang, Senin dini hari.
Menurut dia, heli Dauphin tersebut jatuh di lokasi bertebing. Kondisi tersebut, lanjut dia, cukup menjadi tantangan sulit untuk proses evakuasi.
Puncak Hujan Meteor Eta Aquariid 5–6 Mei, Komet Halley Muncul Jelang Fajar
S Klaim Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur yang Jatuh di Iran
Iran Hancurkan Pesawat Musuh selama Misi Penyelamatan Pilot AS
Ia menuturkan untuk sementara baru ada tiga korban tewas yang sedang dalam proses evakuasi.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih belum bisa memastikan jumlah penumpang maupun korban tewas dalam kejadian itu.
"Anggota masih di lapangan, belum bisa pastikan korban selamat," katanya.
Helikopter jenis Dauphin milik Basarnas dilaporkan terjatuh di Kabupaten Temanggung. Heli berwarna orange tersebut disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Lebaran.
Heli tersebut rencananya bertolak ke Banjarnegara untuk membantu proses evakuasi letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng. Ant
Keyword : Helikopter basarnas jatuh