Reshuffle Kabinet, Jokowi Bersihkan Partai Nakal

Jum'at, 30/06/2017 11:36 WIB

Jakarta - Wacana reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Jokowi kembali mengemuka. Beredar isu, kocok ulang kabinet kerja bakal dilakukan seusai hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga menilai, perombakan kabinet tersebut dalam rangka membersihkan partai yang dianggap nakal atau kerap bertentangan dengan kebijakan pemerintah.

"(Presiden Jokowi) beliau akan membersihkan menteri yang partainya agak nakal dengan kebijakan presiden atau pemerintah," kata Andy, ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat (30/6).

Selain itu, kata Andy, isu perombakan kabinet tersebut juga bisa sebagai ancaman terhadap partai yang dianggap bertentangan dengan pemerintah. Sebab, Presiden Jokowi memiliki kepentingan konsolidasi partai untuk menuju Pilpres 2019 mendatang.

"Sehingga partai yang agak nakal tadi insyaf dan kembali kepada kendali presiden Jokowi," tegasnya.

Sebelumnya, beredar informasi Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet dengan skala besar. Sejumlah menteri yang memiliki kinerja kurang baik akan didepak dari kabinet kerja.

TERKINI
Kerugian Perang Lebanon Capai 25 Miliar Dolar AS KPK Terbitkan Sprinduk Baru, Usut Korupsi Jalur Kereta di Sumsel Ini Lima Negara Asia yang Paling Sering Lolos ke Piala Dunia Keadilan Sosial di Alquran dan Pancasila dari Kebebasan hingga Kesejahtraan