Rabu, 28/06/2017 18:18 WIB
Medan - Penyerahan jenazah Ardial Ramadhana, terduga teroris penyerang petugas jaga kepolisian di Medan, Sumatera Barat kepada keluarganya di Dusun 5, Desa Sambirejo Timur, Deliserdang, diwarnai aksi penolakan warga setempat.
Warga berkumpul di dekat rumah orang tua Ardial Ramadhana yang berlokasi di Gang Dahlia. Ketika itu, sebagian warga ada yang melakukan orasi yang berisikan penolakan terhadap orang yang terlibat aksi terorisme, terutama kelompok bersenjata ISIS. Bahkan tidak mau melakukan shalat jenazah pelaku penyerangan terhadap personel Polda Sumut itu.
Anggaran BNPT Naik, Legislator PDIP Minta Daya Cegah Terorisme Diperkuat
Anis Matta: OKI Harus Tuntut Israel Atas Kejahatan Kemanusiaan dan Terorism
BNPT dan LPSK Dampingi Penyintas Terorisme Bangkit Hilangkan Trauma
Keyword : Penyerangan Polisi Polda Sumut Teroris