Dollar AS Menguat, Harga Emas Turun

Rabu, 21/06/2017 05:45 WIB

Chicago - Penguatan mata uang dollar Amerika Serikat, menjadi harga  emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Excange berakhir turun pada hari ini waktu Indonesia.  Harga emas  paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 3,2 dolar AS atau 0,26 persen, menjadi menetap di 1.243,50 dolar AS per ounce.

Kemudian Indeks dolar AS naik 0,31 persen menjadi 97,81 pada pukul 17.44 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar terhadap sebagian  mata uang utama lainnya. Saat dolar AS naik, emas berjangka akan turun.

Dilansir Xinhua, emas terus mengalami penurunan pada Selasa (20/6) sebagai tanggapan atas komentar dari pejabat Federal Reserve baru-baru ini, yang menaikkan harapan untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Namun, penurunan emas berjangka dibatasi oleh kemunduran di pasar saham. Dow Jones Industrial Average turun 19,94 poin atau 0,09 persen menjadi 21.509,50 poin pada 17.53 GMT. Ketika ekuitas mengalami kerugian, emas berjangka biasanya naik.

Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 8,5 sen atau 0,52 persen, menjadi ditutup pada 16,417 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 5,4 dolar AS, atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 921,50 dolar AS per ounce.

TERKINI
Trump Disebut-sebut akan Calonkan Nikki Haley sebagai Wakil Presiden Canary Mission, Situs pro-Israel Tuduh Mahasiswa pro-Palestina Dukung Terorisme Netanyahu Sebut Negara Teluk dapat Terlibat dalam Pemerintahan di Gaza, UEA Mengecam AS Sebut Penggunaan Senjata oleh Israel Mungkin Melanggar Hukum Internasional