Setelah Dievakuasi dari Korea Utara, Mahasiswa Amerika Meninggal

Selasa, 20/06/2017 04:49 WIB

Jakarta - Otto Warmbier, mahasiswa Amerika Serikat yang pernah ditahan Korea Utara selama setahun dan kemudian dipulangkan dalam kondisi koma. Namun oleh pihak keluarganya dikabarkan  telah meninggal dunia.

Pernyataan resmi keluarganya itu, setelah dokter yang memeriksa Warmbier mengalami  menderita kerusakan otak parah dan tidak responsif terhadap pengobatan. Ia meninggal pada pukul 14.20 waktu setempat, dikelilingi oleh keluarganya di Rumah Sakit University of Cincinnati, Ohio.

Warmbier dievakuasi secara medis dari Korea Utara ke negaranya pada Rabu (13/6).  “Menjadi kewajiban kami untuk melaporkan bahwa putra kami, Otto Warmbier, telah menuntaskan perjalanannya kembali ke rumah,” ujar pihak keluarga dalam pernyataan resmi mereka.

Pihak keluarga mengatakan, Otto mengalami penganiayaan. "Dan penyiksaan  yang diterima putra kami di tangan para warga Korea Utara meyakinkan bahwa tidak ada hasil yang memungkinkan,” tuturnya.

Dilansir Guardian, dokter yang memeriksa Warmbier sempat menyatakan bahwa  mahasiswa berusia 22 tahun itu dalam kondisi stabil. Namun, tidak menunjukkan tanda-tanda kesadaran.  "Dia tidak mengerti bahasa ataupun bisa merespon perintah verbal,” ujar Dokter Daniel Kanter dari Rumah Sakit University of Cincinnati.

Perlu diketahui, Warmbier dihukum 15 tahun penjara dan kerja paksa setelah mengakui percobaan mencuri spanduk propaganda Korut dari sebuah hotel ketika berkunjung ke negara tersebut.

TERKINI
Berbagai Peristiwa Bersejarah Tanggal 14 Juni dari Masa ke Masa 10 Ucapan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang Penuh Makna Hari Donor Darah Sedunia Diperingati Setiap 14 Juni, Ini Sejarahnya 14 Juni 2025: Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini