Enrique Buka Suara soal Tantrum hingga Tampar Joao Pedro

Senin, 14/07/2025 18:17 WIB

New York, Jurnas.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique akhirnya buka suara tentang aksi kontroversialnya menampar striker Chelsea, Joao Pedro, usai timnya kalah telak 3-0 dalam final Piala Dunia Antarklub pada Senin (14/7).

Emosi Enrique tampak meledak-ledak saat masuk ke dalam lapangan pasca peluit babak kedua berakhir. Dia terlibat saling dorong dengan pemain The Blues sebelum menampar Pedro.

Kemelut itu diperburuk dengan gaya preman kiper PSG, Gianluigi Donnarumma, yang terlihat mendorong Pedro hingga pemain asal Brasil itu tersungkur ke tanah.

Usai pertandingan, Enrique mengklaim bahwa dia mencoba meredakan situasi. Dia juga berupaya membubarkan keributan itu, sebelum akhirnya terpancing dan kini terancam sanksi.

"Di akhir pertandingan ada situasi yang saya yakini benar-benar dapat dihindari oleh semua orang. Tujuan dan niat saya, seperti biasa, adalah mencoba memisahkan para pemain sehingga tidak ada masalah lagi. Situasi yang dapat dihindari," kata Enrique dikutip dari The Sun.

"Ada banyak ketegangan, banyak, banyak tekanan dan dari sana, ada serangkaian dorongan oleh banyak orang yang saya pikir kita semua harus menghindari dan itu tidak boleh terjadi lagi," dia menambahkan.

FIFA kini akan melakukan penyeleidikan disipliner formal atas perbuatan Enrique. Sanksi apapun yang akan dijatuhkan bakal berdampak ketika Enrique dan PSG melakoni Piala Interkontinental pada Desember mendatang.

Diketahui, insiden berawal ketika gelandang PSG, Joao Neves, hilang kesabaran kemudian menarik rambut bek sayap Chelsea, Marc Cucurella. Pelanggaran ini membuatnya terkena kartu merah. Situasi tersebut membuat pertandingan memanas di penghujung laga.

TERKINI
Ini Hadis Nabi SAW tentang Larangan dan Hukum Perilaku LGBT Menelusuri Jejak Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad Menteri Imipas Kukuhkan 53 Petugas Imigrasi Pembina Desa Perbedaan Maulid Nabi dan Isra Miraj, Sudah Tahu Belum?