Jum'at, 16/06/2017 12:53 WIB
Marawi - Pasukan Filipina yang bergerak menyerang posisi kelompok militan di kota Marawi, kota di selatan pada pekan lalu, mendapat serangan dari petempur berpakaian hitam. Saat menyeberangi sungai, militan melontarkan granat berpeluncur di kawasan yang memang dikuasai militan sejak bulan lalu.
Dikabarkan Reuters, granat pertama menghantam tanah di depan mereka. Kemudian melihat si penembak, sesaat sebelum pelaku melepaskan tembakan lagi. "Dia berada di lantai tiga sebuah bangunan, lalu yang kedua berada dalam kendaraan dan meledakkan-nya," kata Darang.
Senat Filipina Buka Sidang Pemakzulan Wapres Sara Duterte
Gempa Ubah Dasar Laut Jadi Garis Pantai Baru di Filipina
Filipina Kucurkan Rp106,52 Miliar untuk Pemulihan Gempa Mindanao
Keyword : Marawi Rodrique Duterte Filipina