Mengenal Teknik Penyeduhan Kopi, Manual Brew hingga Tubruk

Sabtu, 28/06/2025 23:16 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Dunia kopi terus berkembang, khususnya di kalangan pecinta kopi rumahan dan barista amatir. Salah satu tren yang semakin populer adalah manual brew, yaitu teknik menyeduh kopi tanpa mesin espresso, dengan sentuhan tangan dan alat tradisional.

Manual brew merupakan teknik yang menawarkan kendali penuh atas rasa, aroma, dan kekentalan kopi, sesuatu yang sulit dicapai dengan mesin otomatis yang sering kamu temukan di coffee shop.

Manual brew terbagi dalam dua cara utama, yakni immersion dan pour-over. Immersion, seperti yang digunakan pada French Press atau kopi tubruk, melibatkan merendam bubuk kopi dalam air panas selama beberapa menit sebelum disaring atau ditekan.

Sedangkan pour-over (V60, Chemex, syphon) memanfaatkan aliran air panas perlahan untuk mengekstraksi rasa lebih halus dan kompleks.

Di Indonesia, teknik tubruk masih menjadi favorit klasik, sederhana, namun kaya cita rasa. Bubuk kopi disiram air panas, kemudian didiamkan hingga ampas mengendap, metode itu membentuk cita rasa yang kuat dan aroma khas, mewakili tradisi ngopi lokal.

Berikut ini tujuh teknik penyeduhan kopi manual yang perlu kamu coba: 1. French Press

Rendam kopi dan air panas selama sekitar 4 menit, lalu tekan plunger perlahan. Ideal untuk citarasa penuh dan tubuh kopi yang berbobot.

2. Pour Over (V60 dan Chemex)

Gunakan corong V60 atau teko Chemex dengan kertas filter. Tuang air panas secara pelan dalam gerakan memutar, untuk menghasilkan ekstraksi yang bersih dan flavor yang seimbang.

3. AeroPress

Diciptakan tahun 2005, alat ini menyerupai plunger dan memungkinkan tekanan udara untuk mengekstrak kopi lebih cepat. Bisa dipadukan dengan teknik aduk minimal atau maksimal untuk mengubah rasa.

4. Syphon

Menggunakan tabung dengan sistem vakum dan pemanas, syphon terasa seperti eksperimen kimia di dapur. Hasilnya adalah kopi yang jernih dengan citarasa yang tajam.

5. Cold Brew

Bubuk kopi direndam dalam air bersuhu rendah selama 8–12 jam, kemudian disaring perlahan. Hasilnya minim asam, lembut, dan cocok untuk dinikmati dingin.

6. Vietnam Drip

Bubuk kopi dituangkan dalam alat tetes (dripper ala Vietnam), air panas menetes perlahan ke kopi dan sering ditambahkan susu kental di bawah.

7. Kopi Tubruk

Teknik paling sederhana: tuang langsung bubuk kopi ke cangkir, siram air panas (suhu 90–95 °C disarankan), tunggu ampas mengendap. Gunakan takaran umum sekitar 10 g kopi untuk 150 ml air.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi