Senin, 23/06/2025 13:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Budaya Betawi tak sebatas logat yang mencolok atau ikon seperti ondel-ondel. Di balik itu, tersimpan kekayaan kuliner yang penuh cita rasa dan nilai sejarah.
Sebagai penduduk asli Jakarta, masyarakat Betawi mewarisi ragam resep otentik yang merupakan hasil akulturasi berbagai budaya—mulai dari Arab, Tionghoa, Belanda, hingga tradisi kuliner lokal Nusantara.
Perpaduan ini menciptakan identitas rasa yang merefleksikan semangat keberagaman khas ibu kota.
Meski kuliner Betawi kerap dianggap tersingkir di tengah maraknya makanan kekinian, sejumlah masakan tradisional khas Betawi masih terus hidup dan dilestarikan hingga kini.
Berbagai Makanan Tinggi Serat yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan
8 Jenis Makanan yang Bisa Mempercepat Osteoporosis
Silaturahmi ke Menhut, PT Eco Power Nusantara Jajaki Proyek Investasi Hijau
Soto Betawi dikenal dengan kuah santan atau susu yang kental dan gurih. Isian utamanya biasanya berupa daging sapi, jeroan, atau kombinasi keduanya, disajikan dengan potongan kentang goreng, emping, tomat, dan daun bawang. Rasanya yang creamy dan aroma rempahnya yang khas membuat soto ini jadi favorit lintas generasi.
2. Kerak TelorIkon kuliner Jakarta satu ini sering muncul dalam acara-acara budaya seperti Pekan Raya Jakarta. Terbuat dari beras ketan putih, telur bebek atau ayam, ebi, dan kelapa sangrai, kerak telor dimasak dengan cara tradisional di atas tungku arang. Rasanya gurih, renyah, dan legit dengan aroma panggangan yang menggoda.
Berbeda dengan nasi uduk daerah lain, nasi uduk Betawi biasanya disajikan dengan lauk komplet seperti semur jengkol, bihun goreng, tempe orek, dan sambal kacang. Aromanya yang harum karena dimasak dengan santan dan rempah-rempah membuatnya cocok untuk sarapan atau makan siang berat.
4. Semur JengkolMakanan yang satu ini sering jadi bahan bercanda karena baunya yang kuat, tapi jangan salah, semur jengkol adalah menu legendaris Betawi. Dengan teknik memasak khusus, jengkol dimasak dalam kuah semur kecap yang manis dan kaya rempah hingga empuk dan beraroma wangi. Cocok disantap dengan nasi hangat dan sambal terasi.
Berbeda dari sayur asem Jawa, versi Betawi menggunakan kuah lebih bening namun segar, dengan bumbu khas seperti asam jawa, lengkuas, dan daun salam. Isinya terdiri dari jagung manis, kacang tanah, labu siam, dan melinjo. Menu ini sering jadi pendamping sempurna untuk ikan asin dan sambal.
Keyword : MakananKhas BetawiNusantaraJakarta